PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) meluncurkan program “Air Bersih Bersama AMMAN” di Puskesmas Sekongkang, Desa Kemuning, Kecamatan Sekongkang, Senin (18/4). Program penyediaan alat penyaring atau filter air ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan air bersih bagi warga Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Penyerahan filter air dilakukan secara simbolis oleh Head of Social Impact AMMAN, Priyo Pramono, kepada Kepala Desa Kemuning, Erman Maulana. Priyo menyatakan bahwa program ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung upaya pemenuhan hak-hak dasar masyarakat. “Ketersediaan air bersih sangat penting bagi kesehatan. Berbagai penyakit dapat muncul jika masyarakat terus menggunakan dan mengonsumsi air kotor, salah satunya adalah peningkatan stunting pada balita. Kami menargetkan program ini dapat membantu lebih dari 200 Kepala Keluarga di Kecamatan Sekongkang dan Maluk,” ujar Priyo.

Pentingnya akses terhadap air bersih terlihat dari fokus Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), yang salah satunya adalah pengelolaan air minum rumah tangga. Selain itu, akses terhadap air bersih juga tertuang dalam salah satu poin tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Secara terpisah, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M., menyampaikan apresiasi Pemerintah KSB terhadap inisiatif AMMAN untuk menyelenggarakan program yang berdampak langsung kepada masyarakat. “Selain menjalankan investasi jangka menengah dan panjang di bidang pembangunan Sumber Daya Manusia (human capital), program “Air Bersih Bersama AMMAN” ini juga sangat baik karena dapat langsung menjawab kebutuhan masyarakat. Sinergi antara pihak swasta dan pemerintah sangat diperlukan untuk memperluas skala bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat. Dengan program ini, AMMAN turut membantu Pemerintah melanjutkan STBM, yang telah berhasil dijalankan, serta memperluas jangkauan air bersih bagi masyarakat KSB. Yang tidak kalah penting adalah melanjutkan kerjasama ini melalui penyuluhan dan monitoring agar dampaknya berkesinambungan,” ujar Musyafirin.

AMMAN menggandeng mitra pelaksana Waves4Water, asal Amerika Serikat, untuk menyediakan teknologi dan perlengkapan filter air. Dalam acara peluncuran program ini, Executive Director Waves4Water, Christian Troy memberikan pelatihan kepada warga Desa Kemuning cara memasang filter untuk menyaring air yang tidak layak pakai menjadi bersih.

“Filter air yang dibagikan pada hari ini telah dilengkapi dengan membran 0,1-micron yang dapat menyaring berbagai kotoran dan bakteri sehingga air yang telah mengalir melewati penyaring tersebut menjadi bersih. Hingga saat ini, Waves4Water telah membantu mengatasi permasalahan air bersih di 48 negara serta memberi dampak positif terhadap lebih dari 3.000.000 penduduk,” jelas Christian.

Data dari Kementerian Kesehatan tahun 2020 mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia memperoleh air minum dari sumber air tanah (40.8%) dan sumur gali (14,8%), dengan tingkat risiko cemaran tinggi dan amat tinggi[1]. “Dengan mendukung ketersediaan air bersih, kami berharap dapat terjadi peningkatan kesehatan masyarakat, yang tidak hanya bermanfaat bagi generasi ini saja, melainkan generasi penerus. Inilah upaya kami untuk menciptakan warisan terbaik bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional kami,” tutup Priyo.