Produktivitas Kami

Pencapaian target efisiensi dan pelestarian lingkungan

Pada tahun 2020, progres pembangunan fasilitas pemurnian AMIN telah mencapai 25,55% dan secara konsisten melampaui batas minimal yang ditetapkan oleh pemerintah pada tiap semester.

Hal itu menunjukkan konsistensi AMIN dalam mematuhi peraturan pemerintah, di tengah berbagai tantangan akibat pandemi COVID-19. AMIN juga memiliki berbagai teknologi muthakhir yang akan digunakan untuk memasikan operasional fasilitas pemurnian yang efektif. Saat ini, AMIN juga sedang menjajaki kerja sama dengan berbagai perusahaan untuk mendukung pembangunan dan operasional smelter, antara lain dengan MedcoEnergi dalam menciptakan sumber energi yang ramah lingkungan.

Pemimpin Kami

Dewan Direksi

Direktur Utama

Rachmat Makkasau

Direktur Utama

Rachmat Makkasau

Rachmat Makkasau telah bekerja di industri pertambangan selama lebih dari 26 tahun dan memiliki pengetahuan bisnis yang menyeluruh – mulai dari operasional, kepemimpinan dan sumber daya manusia, hingga pengembangan bisnis. Pengalamannya di berbagai proyek pengembangan perusahaan, menjadikannya aktor sentral yang membawa stabilitas dan kredibilitas dalam proses transisi kepemilikan menuju PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Ia adalah anggota aktif dan penasihat di berbagai asosiasi industri dan pertambangan. Rachmat meraih gelar sarjana ekonomi dan magister manajemen dari Universitas Bina Nusantara.

Direktur

Dr. Naveen Chandra Lal

Direktur

Dr. Naveen Chandra Lal

Dr. Naveen Chandra Lal memiliki pengalaman eksekutif berskala global lebih dari 25 tahun dalam operasi pertambangan, perdagangan komersial dan komoditas, akuisisi, merger dan pengembangan strategis. Ia memiliki pengalaman mendalam dalam mengelola portofolio berbagai industri. Sebelum bergabung dengan Amman pada tahun 2016, Dr. Naveen merupakan CEO RAK Minerals and Metals Investments FZC, Uni Emirat Arab dari tahun 2008 hingga 2012, sebelum menjadi Presiden Direktur Trimex International Indonesia dari tahun 2012 hingga 2016. Ia meraih gelar magister dalam bidang kimia dan gelar doktor dari Jadavpur University, India. Dr. Naveen juga meraih gelar dari Advanced Management Program Harvard Business School.

Direktur

Arief Sidarto

Direktur

Arief Sidarto

Arief Sidarto memiliki pengalaman yang luas di bidang jasa keuangan dan sektor korporasi. Ia memulai kariernya di Goldman Sachs New York tahun 1991 dan kemudian memimpin bisnis investasi perbankan Goldman Sachs di di Asia Tenggara. Ia juga ditunjuk sebagai anggota Komite Komitmen, yang memeriksa semua transaksi investasi perbankan di Asia, terkecuali Jepang. Sebelum bergabung dengan Amman, Arief menduduki posisi Managing Director dan Anggota Dewan Rajawali Corpora, sebuah grup bisnis Indonesia yang memiliki investasi di berbagai sektor, seperti perkebunan kelapa sawit, emas dan pertambangan, hotel dan properti mewah, transportasi, infrastruktur, serta TV dan media. Saat itu, Arief memegang peran penting dalam Komite Keuangan dan Investasi, Komite Etik, Komite Audit & Manajemen Risiko, serta Dewan Manajemen. Arief lulus dengan predikat summa cum laude dengan dua gelar sarjana di bidang keuangan dan teknik dari University of Pennsylvania, sebelum melanjutkan ke program MBA di Harvard Business School.