Mengintegrasikan Prinsip Keberlanjutan dalam Bisnis: Strategi AMMAN dalam Menjalankan Penambangan yang Bertanggung Jawab

Di tengah meningkatnya fokus global pada praktik berkelanjutan, AMMAN dengan bangga berperan sebagai pendukung operasi pertambangan yang bertanggung jawab. AMMAN terus beradaptasi dengan dinamika praktik yang terus berkembang. Namun, kami berpegan teguh pada Kerangka Strategi Keberlanjutan AMMAN.

Laporan Keberlanjutan

Pelajari Laporan Keberlanjutan AMMAN yang menyoroti praktik pertambangan yang bertanggung jawab untuk membentuk masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan, sekaligus mewujudkan komitmen kami terhadap keunggulan

Laporan Keberlanjutan
Unduh Laporan Keberlanjutan Terbaru Kami
Unduh File
Arsip Laporan keberlanjutan
Klik untuk mempelajari Laporan Keberlanjutan Sebelumnya
Lihat Semua

Kerangka Strategi Keberlanjutan AMMAN

AMMAN menyadari pentingnya mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam praktik bisnis untuk meningkatkan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan. Untuk mencapai hal ini, AMMAN telah mengembangkan kerangka strategis yang selaras dengan visi, misi, dan nilai inti perusahaan.
Kerangka ini bertujuan untuk menciptakan pendekatan keberlanjutan yang komprehensif dan terintegrasi yang dapat menjawab kebutuhan berbagai pemangku kepentingan dan tantangan bisnis. Kerangka Strategi Keberlanjutan AMMAN terdiri dari empat pilar, berbagai topik material, dan faktor pendukung utama untuk mendukung implementasi dan keberhasilan program keberlanjutan.

Kerangka Strategi Keberlanjutan AMMAN diilustrasikan di bawah ini

Memajukan Sumber Daya Manusia

Di AMMAN, sumber daya manusia adalah aset kami yang paling berharga. Kami percaya bahwa menyediakan lingkungan kerja yang kondusif tidak hanya meningkatkan nilai dan daya saing operasi kami tetapi juga meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja kami. Kami menciptakan lingkungan kerja yang memungkinkan karyawan meningkatkan keterampilan dan memajukan karier mereka.

Kami juga berkomitmen untuk menjunjung tinggi dan melindungi hak asasi manusia bagi semua individu yang terkena dampak operasi kami di seluruh siklus aktivitas kami, termasuk karyawan, masyarakat sekitar, pekerja di rantai pasok kami, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan terkait lainnya.

AMMAN juga menyadari bahwa operasinya dapat memengaruhi kesejahteraan karyawan dan masyarakat sekitar secara signifikan. Kami percaya bahwa pengembangan masyarakat yang berkelanjutan sangat penting untuk keberhasilan jangka panjang. Dengan berkolaborasi erat dengan masyarakat lokal untuk mengidentifikasi kebutuhan mereka, perusahaan berinvestasi dalam program yang mendorong pendidikan, kesehatan, dan pembangunan ekonomi.

Pengolahan Tailings yang Bertanggung Jawab

Operasi pemrosesan mineral AMNT memprioritaskan penggunaan metode yang aman bagi lingkungan dan menghindari bahan kimia beracun atau berbahaya. Akibatnya, tailing yang terendap di laut dalam terdiri dari batuan yang hancur halus, menyerupai bentukan alam yang terdapat di alam. Melalui upaya berkelanjutan untuk melestarikan mineral, AMNT telah berhasil mengurangi kandungan mineral dalam tailing, sehingga menghasilkan praktik pengendapan tailing yang lebih bersih.

Operasi pemrosesan mineral AMNT dilakukan dengan metode yang aman bagi lingkungan dan menghindari bahan kimia beracun atau berbahaya. Karenanya, tailings yang terendap di dasar laut dalam terdiri dari batuan halus yang menyerupai batuan alam yang diambil dari atas bumi. Melalui upaya peningkatan konservasi mineral, AMNT telah berhasil mengurangi kandungan mineral dalam tailings, sehingga lebih bersih.

Terletak di dekat pesisir pantai Kabupaten Sumbawa Barat, tambang Batu Hijau memanfaatkan sistem penempatan tailings laut dalam (DSTP). Tailings diangkut melalui pipa hingga kedalaman 125 meter di bawah permukaan laut dan kemudian dilepaskan ke ngarai laut dalam Senunu hingga kedalaman mencapai tiga kilometer.

Berbagai lembaga penelitian independen dan kredibel telah melakukan kajian berkala terhadap DSTP sejak awal. Studi ini secara konsisten menyimpulkan bahwa tidak terdapat dampak buruk terhadap lingkungan di luar zona yang diperkirakan dan diizinkan. Selain itu, pemerintah turut melakukan pemantauan rutin di tingkat regional dan nasional. AMNT menjunjung tinggi prinsip-prinsip penambangan yang baik untuk memastikan bahwa parameter kualitas tailing secara konsisten memenuhi standar pemerintah.

Studi Kelayakan DSTP Batu Hijau 2022 Studi Kelayakan Batu Hijau 2022 Edisi 2 Ringkasan Eksekutif oleh SAMS ENTERPRISE Studi Kelayakan Batu Hijau 2022 Edisi 4 oleh SAMS ENTERPRISE Studi Kelayakan DSTP PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) 2022 oleh CSIRO Penilaian Dampak Lingkungan dan Sosial Tambang Batu Hijau untuk Fasilitas Penyimpanan Tailings oleh GreenCorp

Melestarikan Lingkungan

AMMAN memprioritaskan pelestarian lingkungan hidup untuk generasi sekarang dan yang akan datang. Inisiatif kami berfokus pada meminimalkan dampak lingkungan, mengatasi risiko perubahan iklim, dan menjaga sumber daya alam. AMMAN secara aktif mengurangi emisi gas rumah kaca dan transisi ke sumber energi yang lebih bersih. Kami menerapkan manajemen tailing yang bertanggung jawab dengan mengadopsi praktik dan teknologi terbaik untuk mengurangi risiko terkait.

Bekerja sama dengan masyarakat lokal, lembaga pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya, kami mengusung manajemen lingkungan dan melindungi ekosistem serta keanekaragaman hayati. AMMAN juga melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas udara dan mengurangi polusi dari operasi kami. Melalui upaya ini, kami berkomitmen menghasilkan dampak positif bagi lingkungan dan berkontribusi pada masa depan yang lebih berkelanjutan.

Studi Kelayakan AMMAN - CSIRO dan SAMS

AMMAN bekerja sama dengan lembaga-lembaga internasional terkemuka antara lain Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization ("CSIRO") dari Australia dan Scottish Associations for Marine Science ("SAMS") untuk memonitor penempatan tailings di dasar laut ("DSTP") secara berkala guna memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku di Indonesia dan standar internasional.
Penelitian yang dilakukan oleh SAMS menyimpulkan bahwa operasi pengawasan lingkungan AMMAN telah dilakukan dengan standar tinggi. CSIRO mengindikasikan bahwa jejak pelepasan DSTP dari tambang Batu Hijau tetap terlokalisasi, terutama saat diamati di kedalaman dasar laut. Konsentrasi logam pada ikan dan organisme pemakan filter di lokasi dekat titik pelepasan tidak menunjukkan dampak signifikan pada rantai makanan.
Studi Kelayakan DSTP Batu Hijau 2022 Studi Kelayakan Batu Hijau 2022 Edisi 2 Ringkasan Eksekutif oleh SAMS ENTERPRISE Studi Kelayakan Batu Hijau 2022 Edisi 4 oleh SAMS ENTERPRISE Studi Kelayakan DSTP PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) 2022 oleh CSIRO
Penilaian Dampak Lingkungan dan Sosial Tambang Batu Hijau untuk Fasilitas Penyimpanan Tailing oleh GreenCorp

AMMAN mempelajari potensi dampak lingkungan hidup dan sosial terkait peralihan dari DSTP ke fasilitas penyimpanan tailings di darat ("TSF") untuk pengelolaan limbah di tambang Batu Hijau di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Analisis yang dilakukan bersama dengan badan konsultan internasional Greencorp, mengevaluasi risiko pengembangan TSF.

Fasilitas DSTP yang digunakan oleh tambang Batu Hijau memiliki dampak minimal dan tanpa insiden sejak tahun 2000. Namun, peralihan ke TSF akan mengakibatkan perubahan signifikan pada operasional Batu Hijau dan berdampak pada lingkungan, termasuk hilangnya sekitar 450 hektar vegetasi hutan berkualitas tinggi dan terganggunya habitat sungai sepanjang lima kilometer. Meskipun permukaan TSF dapat direhabilitasi dari waktu ke waktu, namun akan memakan waktu puluhan tahun, mungkin berabad-abad, sebelum area-area ini bisa kembali ke keragaman dan produktivitas alaminya.

Penilaian Dampak Lingkungan dan Sosial Tambang Batu Hijau untuk Fasilitas Penyimpanan Tailings oleh GreenCorp

Mengelola Sumber Daya Alam

AMMAN berkomitment pada pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan di setiap tahap operasionalnya, termasuk penutupan tambang yang bertanggung jawab. Kami secara aktif mengurangi jejak karbon melalui program efisiensi energi yang inovatif. Komitmen kami terhadap pengelolaan air dilakukan dengan meminimalkan konsumsi air dan juga meminimalkan dampak yang ditimbulkan operasi terhadap sumber daya air yang penting.

Limbah dan bahan berbahaya dikelola secara hati-hati untuk meminimalkan dampak terhadap lingkungan. Selain itu, AMMAN juga merencanakan penutupan tambang secara berkelanjutan, yang bertujuan untuk merestorasi lahan dan memberdayakan masyarakat lokal setelah operasi tambang berakhir.

Menjunjung Tinggi Etika

AMMAN berkomitmen terhadap praktik bisnis yang etis, bertanggung jawab, dan transparan. Kami menjaga standar etika tertinggi di seluruh aspek operasi, menumbuhkan budaya perusahaan yang akuntabel melalui tata kelola yang baik dan kepatuhan terhadap peraturan.

AMMAN terlibat secara terbuka dengan para pemangku kepentingan dan mitra bisnis kami untuk menjaga kepercayaan dan terus mendorong perbaikan. Dengan menjunjung tinggi standar-standar ini, kami membangun hubungan yang kuat sehingga dapat terus meningkatkan kinerja operasi kami.

Unduh File

Komite

AMMAN membentuk Komite Pengarah Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) untuk memandu strategi ESG dan Keberlanjutan kami. Komite ini mengawasi kebijakan, standar kinerja dan tujuan kami di berbagai bidang penting, termasuk lingkungan, kesehatan & keselamatan kerja, ketenagakerjaan, hak asasi manusia, keterlibatan pemangku kepentingan, pengembangan masyarakat, dan tata kelola perusahaan. Dengan memantau dan meninjau inisiatif-inisiatif ESG, komite ini memastikan komitmen kami terhadap keberlanjutan sepenuhnya terintegrasi ke dalam operasi dan praktik kami.
Gugus Tugas ESG Piagam Komite Pengarah ESG

Komite Manajemen Risiko Perusahaan

AMMAN telah membentuk Komite Manajemen Risiko Perusahaan untuk mendukung Direksi kami dalam mengawasi strategi manajemen risiko di berbagai bidang penting. Komite ini memandu kebijakan, standar kinerja, dan tujuan kami untuk kategori risiko seperti kesehatan & keselamatan kerja, lingkungan, masyarakat, ESG & keberlanjutan, kepatuhan terhadap peraturan, dan sebagainya. Dengan memantau dan meninjau kerangka manajemen risiko, komite ini memastikan bahwa kami memitigasi risiko secara efektif dan menjaga operasi dan reputasi kami.
Piagam Komite Manajemen Risiko Perusahaan